![]() |
| KPPU mengaku telah mengantongi sejumlah nama importir yang diduga mempermainkan harga kedelai. |
Meski tengah menyelidiki, Komisioner KPPU, Sukarmi mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama-nama importir nakal yang diduga mempermainkan harga kedelai. Ia juga menilai seharusnya Kementerian Pertanian lebih fokus pada produksi kedelai dalam negeri agar tidak bergantungan pada impor.
Menurut catatan KPPU, jika terbukti adanya kartel, jajaran Kementan dan Kementerian Perdagangan bisa diseret ke meja hijau sebagai pihak yang mengizinkan realisasi impor.
Sementara itu, pihak Kementan mengaku tidak tahu adanya dugaan kartel kedelai yang berdampak pada kerugian pelaku usaha tempe-tahu. Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan, mengklaim kebijakan impor sudah tepat untuk menyelamatkan pasar dari tingginya kebutuhan kedelai dalam negeri.






Post a Comment