Tantangan KPPU Semakin Besar - KOMPETISINEWS | INFO PERSAINGAN USAHA

.


Home » , , , , » Tantangan KPPU Semakin Besar

Tantangan KPPU Semakin Besar

Written By Redaktur on Tuesday, June 11, 2013 | 11:45 PM

Memasuki usia ke-13, KPPU ditantang untuk tetap konsisten dalam memerangi kartel dan monopoli sertai persaingan tidak sehat. 
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bertekat akan terus memerangi praktik monopoli meski cara pelaku untuk melakukan monopoli semakin beragam. Lembaga amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat tersebut ke depan bertekad akan membenahi diri dan meningkatkan kinerjanya, apalagi lembaga tersebut telah berusia 13 tahun.

"Praktik persaingan usaha masih berlanjut dengan berbagai modus. Ini merupakan tantangan kita untuk meningkatkan peran dalam perekonomian yang dinamis," kata Ketua KPPU Muhammad Nawir Messi dalam acara peringatan ulang tahun ke-13 KPPU, Minggu (09/06).

Nawir juga mengatakan terdapat dua hal yang akan dihadapi komisi ini terkait persaingan usaha regional. Pertama, penerapan perekonomian masyarakat bebas ASEAN (Asean Economic Community atau AEC) yangdimulai pada bulan Januari 2015. Nantinya 10 negara anggota ASEAN akan melebur dalam satu pasar yang sama sehingga persaingan usaha menjadi tinggi. Penerapan AEC akan meningkatkan peran KPPU.

"Lingkup persaingan menjadi tinggi, begitu pula peran KPPU. KPPU yang semula mengawasi satu negara, kini harus mengawasi persaingan sepuluh negara," kata Nawir.

Lanjutnya, dia menjelaskan hal yang kedua adalah terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah membaik. Nawir menuturkan, pada tahun 2010 pendapatan per kapita Indonesia sudah mencapai USS 3.000 atau sekitar Rp 30 juta. Perbaikan ekonomi itu mendorong pula perbaikan iklim pasar dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini memicu KPPU menerbitkan berbagai kebijakan. "Harus ada kebijakan persaingan usaha yang efektif," ujarnya.

Nawir juga menjelaskan tantangan tersebut tergantung bagaimana merevitalisasi untuk men-dorong kesejahteraan rakyat Juga diperlukan adanya dorongan inovasi, terutama perbaikan iklim pasar. Hai tersebut menjadi tuntutan dalam menghadapi tantangan KPPU.

"Saya ingin memperbaharui komitmen, memperbaiki persaingan usaha, dan ini tidak mengada-ada saya meyakini dapat melewati segenap rangkaian tantangan yang ada," ungkapnya.

Menurutnya, kesuksesan KPPU masih belum cukup. Menurutnya, masih banyak pekerjaan dan praktik persaingan yang tidak sehat. "Tantangan ke depan, bagaimana tingkatkan peran KPPU dalam kondisi dinamis dan terus mendorong kesejahteraan rakyat," tandasnya.

Perlu diketahui, peringatan Hari Ulang Tahun Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang ke 13 dirayakan dengan cukup sederhana, namun meriah. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari minggu, 9 Juni 2013, diikuti oleh seluruh Komisioner dan staf sekretariat KPPU. Nampak Ketua KPPU M, Nawir Messi,

Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan, Chandra Setiawan, Munrokhim Misa-nam, M. Syarkawi Rauf, R. KumiaSyarani, Tresna P. Sumardi dan Sukarmi hadir menyemarakan kegiatan peringatan ini.

Kegiatan peringatan ulang Tahun KPPU dilakukan dalam bentuk gerak jalan. Rute perjalanan dimulai dari gedung KPPU, Jl. Ir. H. Juanda No. 36 menuju Monumen Patung Kuda, melewati Monas dan kembali ke KPPU. Gerak jalan dilakukan sambil membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap tindakan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat

"Stop Kartel dan Praktek Monopoli" menjadi tema kampanye KPPU. Peringatan Ulang Tahun KPPU ke 13 ini juga dihadiri oleh para undangan dan Kepala Perwakilan Daerah KPPU se Indonesia.

Dalam pidato peringatan ulang tahun KPPU ke 13, Ketua KPPU M. Nawir Messi menyatakan bahwa gerakan reformasilah yang telah melahirkan UU itu.
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. KOMPETISINEWS | INFO PERSAINGAN USAHA - All Rights Reserved
Developed by kuntoprastowo | Template by Maskolis
Proudly powered by Blogger