MNC Batal Akuisisi ANTV - KOMPETISINEWS | INFO PERSAINGAN USAHA

.


Home » , , , » MNC Batal Akuisisi ANTV

MNC Batal Akuisisi ANTV

Written By Redaktur on Monday, September 2, 2013 | 11:53 PM

Harry Tanoesoedibjo mengungkapkan ada perbedaan valuasi yang menyebabkan gagalnya akuisisi.
(photo courtesy : VOAIndonesia)

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) membatalkan rencana akuisisi saham PT Cakrawala Andalas Televisi, anak usaha PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yang mengelola stasiun televisi ANTV. Pembatalan itu akibat tidak tercapainya kesepakatan harga.

“Kami dan VIVA Group memiliki pendapat yang berbeda mengenai valuasi, sehingga perseroan memilih untuk mengakhiri diskusi akusisi ANTV dengan VIVA Group,” ujar CEO Grup Media Nusantara Citra (MNC) Hary Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (2/9).

Grup MNC sebelumnya menyatakan minat untuk membeli sekitar 90- 100% saham ANTV dari Grup Viva. Akuisisi akan mengandalkan kas internal yang nilainya mencapai Rp 5 triliun.

Ketertarikan MNC membeli ANTV ditopang berbagai faktor, seperti tren pertumbuhan dan besarnya ceruk pasar iklan media berbasis televisi di Indonesia . Selain itu, ANTV memiliki
segmen pasar berbeda dibandingkan tiga televisi yang sudah dioperasikan MNC.

Saat pasar sedang bergejolak, perseroan memilih untuk disiplin dalam mengelola keuangan. Perseroan lebih mengedepankan untuk membeli kembali (buyback) saham, karena memberikan nilai lebih baik bagi pemegang saham. 

“Rencana akuisisi bisa dilanjutkan saat kondisi pasar lebih baik,” ungkap pemilik Grup MNC
tersebut.

Tiga emiten Grup MNC, yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT MNC Investama Tbk (BHIT), siap membeli kembali (buyback) sahamnya.

Hary menegaskan bahwa harga saham MNC, Global Mediacom, dan MNC Investama sudah terkoreksi signifikan akibat terimbas penurunan tajam indeks harga saham gabungan (IHSG). 

Di sisi lain, tiga anak usaha Grup MNC tersebut memiliki arus kas yang kuat, sehingga sangat mendukung aksi buyback. “Kalau ingin buyback bukan hanya karena harga saham sedang murah, tapi ada uangnya atau tidak,” katanya.

Anggaran buyback akan disesuaikan oleh kemampuan masing-masing perusahaan.
Hingga semester I-2013, induk usaha Grup MNC, Global Mediacom, membukukan pendapatan sebesar Rp 4,81 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,15 triliun. Pendapatan iklan berkontribusi hingga 60% terhadap total pendapatan perseroan.
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2011. KOMPETISINEWS | INFO PERSAINGAN USAHA - All Rights Reserved
Developed by kuntoprastowo | Template by Maskolis
Proudly powered by Blogger