Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengaku sulit untuk melacak
praktik kartel pada komoditi pangan. KPPU mengakui adanya fenomena satu
orang pengusaha yang memiliki banyak perusahaan importir dengan atas
nama pihak lain.
Komisioner KPPU Munrokhim Misanam menyebutkan,
itu menjadi salah satu modus operandi dari praktik kartel khususnya di
komoditi pangan yang belakangan ini terjadi. Sehingga, KPPU mengaku
mengalami kendala untuk melakukan investigasi.
"Ada cross
ownership, terjadi sesama importir. Dia satu orang memiliki beberapa
perusahaan. Makna memiliki boleh jadi atas nama sekretarisnya, bahkan di
Yogyakarta ada yang atas nama office boy-nya," ungkap Munrokhim.
Ia mengatakan, KPPU mengalami kendala dalam melacak kartel jenis tersebut. "Susah melacak yang seperti itu," lanjutnya.
Selain
itu, adanya gejolak pangan di dalam negeri pun disebabkan oleh
keberadaan importir yang tidak memiliki kapasitas dalam bidangnya.
Misalnya, untuk importir bawang, dilakukan oleh perusahaan yang tidak
bergerak dalam hal pangan.
"Di samping itu, ada importir bodong.
Itu ada perusahaan yang tidak bergerak di situ sama sekali. Ada
perusahaan dapat Surat Persetujuan Impor, dapat Importir Terdaftar. Ini
semuanya didukung oleh birokrasi," katanya.
Menurut Munrokhim,
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian memiliki peran atas
terjadinya hal ini. Alasannya pemerintah yang memberikan izin impor
tersebut.
"Awalnya dari Imporir Terdaftar dulu, baru masuk ke
Kementan (kementerian pertanian) untuk Rekomendasi Impor Produk
Holtikultura (RIPH), lalu ke kemendag untuk dapat Surat Persetujuan
Impor," katanya.
Saat ini, KPPU tengah memproses beberapa
perusahaan yang terduga merupakan kartel dari komoditi bawang putih.
"Sekarang sedang investigasi, sedang proses," cetusnya.
Home »
Bizlaw News
,
BizlawNews
,
Business
,
Competition Law
,
KPPUnews
» Kartel Terjadi Karena Satu Orang Punya Banyak Perusahaan
Kartel Terjadi Karena Satu Orang Punya Banyak Perusahaan
Written By Redaktur on Friday, April 19, 2013 | 3:36 AM
Labels:
Bizlaw News,
BizlawNews,
Business,
Competition Law,
KPPUnews






Post a Comment