Home »
Bizlaw News
,
Business
,
Competition Law
,
Procurement News
» FITRA : Tender Penggandaan dan Distribusi Ujian Nasional Bermasalah
FITRA : Tender Penggandaan dan Distribusi Ujian Nasional Bermasalah
Written By Redaktur on Wednesday, April 17, 2013 | 3:14 AM
Uchok Sky Khadafi Forum Indonesia Untuk Transparansi Angaran (FITRA) menjelaskan tentang proses Ujian Nasional (UN) yang berlangsung hingga hari ini, menuai permasalahan serius, terkait tender pengadaan dan distribusi kertas ujian UN.
FITRA menduga keras distribusi Bahan UN Tahun 2013, yang menghabiskan uang Negara sebesar Rp 94,8 Miliar telah diselewengkan.
Anggaran untuk pengadaan dan distribusi bahan (UN) di DIPA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp. 120.457.937.603.
Dari angka tersebut, Badan Penelitian dan pengembangaan (Balitbang) hanya menghabiskan sebesar anggaran Rp. 94.885.352.747. Oleh karenanya, Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandaskan, mereka bisa menghemat anggaran sebesar Rp. 25.572.584.856 dari lelang yang telah dilakukannya.
Tetapi, dalam pemantauan Seknas (FITRA), seharusnya anggaran yang dapat dihemat sebesar Rp. 25.5 Miliar oleh Balitbang Kementerian Pendidikan dan kebudayaan ini terlalu kecil, dan hanya untuk mengelabui publik.
"Seharusnya Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa melakukan penghematan anggaran minimal sebesar Rp. 32.860.651.085 atas penggandaan dan distribusi bahan (UN) dan ini temuan kita," ujar Ucok Sky Khadafi.
Kemudian, lanjut Ucok, lelang yang dilakukan oleh Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di mana beberapa perusahaan yang punya harga penawaran tinggi dan mahal dimenangkan dalam lelang penggandaan dan distribusi bahan UN ini.
"Sedangkan, perusahaan yang punya penawaran rendah dan murah, bisa dikalahkan dalam tender tersebut ada apa ini?" kata Ucok keheranan.
Selain itu tambah Ucok, lelang penggandaan dan distribusi bahan (UN) ini sungguh aneh dan banyak kejangalan, seperti arisan atau pengaturannya pemenang tender telah diatur.
"Yang ada tender pengadaan saja, sementara untuk pendistribusian, nggak jelas," kata Ucok.
Lebih lanjut Ucok menjelaskan, misalnya, pada paket 1, pemenang lelang adalah PT Balebat Dedikasi Prima. Tapi, PT. Balebat Dedikasi Prima ikut juga pada paket 3, dengan penawaran lebih rendah dan murah, tapi bisa dikalahkan oleh PT. Ghalia Indonesia Printing.
Gambaran Proses Lelang
Penggandaan dan Distribusi Bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 1, dengan nilai paket (Harga Perkiraan Sementara) sebesar Rp. 17.427.755.120. Lelang ini dimenangkan oleh PT Balebat Dedikasi Prima yang beralamat di Jalan Veteran II No. 17 Ciawi Bogor, dengan nilai penawaran sebesar Rp.12.951.707.3772.
Kemudian, penggandaan dan distribusi bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 2, dengan nilai paket HPS sebesar Rp. 17.691.386.400. Lelang ini dimenangkan oleh PT Pura Barutama di Jalan AKBP Agil Kusumadya 203 Kudus, dengan nilai penawaran sebesar Rp. 14.562.448.000.
Padahal nilai penawaran dari PT Pura Barutama dengan terlalu mahal bila dibandingkan dengan perusahaan lain yang penawarannya lebih murah seperti PT Perca nilai penawaran hanya sebesar Rp. 13.264.292.271; PT Jasuindo Tiga Perkasa TBK dengan nilai penawaran sebesar Rp. 13.396.078.115; dan PT Ghalia Indonesia Printing dengan penawaran sebesar Rp 14.454.192.848.
Penggandaan dan Distribusi Bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 3. Dengan nilai paket HPS sebesar Rp 27.162.209.903.
Lalu lelang ini dimenangkan oleh PT Ghalia Indonesia Printing, Jln. Rancamaya Km. 1 No. 47 Ciawi Bogor, dengan nilai penawaran sebesar Rp. 22.489.952.830. Padahal nilai penawaran dari PT. Ghalia Indonesia Printing terlalu mahal bila dibandingkan dengan perusahaan lain yang penawarannya lebih murah tapi dikalahkan seperti Aneka Ilmu dengan penawaran sebesar Rp. 17.107.372.806.
PT Jasuindo Tiga Perkasa dengan nilai penawaran sebesar Rp. 21.171.902.444; dan PT Balebat Dedikasi Prima dengan penawaran sebesar Rp. 21.604.198.430.4. Penggandaan dan Distribusi Bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 4, dengan nilai paket HPS sebesar Rp. 21.180.566.320. Lalu pemenang lelang ini adalah PT Jasuindo Tiga Perkasa TBK, Jln. Raya betro No.21 Sedati - Sidoarjo, dengan nilai penawaran sebesar Rp. 13.726.112.268.
Penggandaan dan Distribusi Bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 5, dengan nilai paket HPS sebesar Rp. 19.607.732.020.
Lalu pemenang lelang ini adalah PT Karsa Wira Utama, Jln. Padjajaran No. 10 desa Gandasari, Kecamatan Jatiuwung Tangerang, dengan nilai penawaran sebesar Rp. 16.370.616.240. Padahal nilai penawaran dari PT Karsa wira utama terlalu mahal bila dibandingkan dengan perusahaan lain yang penawarannya lebih murah tapi dikalahkan seperti PT Jasuindo Tiga Perkasa TBK dengan penawaran sebesar Rp. 12.505.462.948.
PT Ghalia Indonesia Printing dengan penawaran sebesar Rp. 16.019.252.213; PT Temprina Media Grafika dengan nilai penawaran sebesar Rp. 16.262.292.640.
Penggandaan dan Distribusi Bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK, Paket A/Ula, Paket B/Wusta, Paket C, dan Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013 Paket 6, dengan nilai paket HPS sebesar Rp. 17.388.287.840.
Lalu pemenang lelang ini adalah PT Temprina Media Grafika, Jln. Karah Agung, dengan nilai penawaran sebesar Rp. 14.784.516.032. Padahal nilai penawaran dari PT Temprina Media Grafika terlalu mahal bila dibandingkan dengan perusahaan lain yang penawarannya lebih murah tapi dikalahkan seperti PT Perca dengan penawaran sebesar Rp. 13.042.338.848; PT Ghalia Indonesia Printing dengan penawaran sebesar Rp. 14.205.828.197; PT Balai Pustaka (Persero) dengan penawaran sebesar Rp. 14.268.317.184; Perum Percetakan Negara RI dengan nilai penawaran sebesar Rp. 14.613.470.168. (BERITAHUKUM.COM)
Labels:
Bizlaw News,
Business,
Competition Law,
Procurement News






Post a Comment