Regulator investasi asing Australia kemarin menyetujui pembelian 60% saham maskapai Tiger Airways Australia oleh Virgin. Persetujuan itu menghapus penghalang utama terakhir atas kesepakatan pembelian tersebut.
Virgin menjelaskan pada Bursa Saham Australia bahwa Badan Reviu Investasi Asing (FIRB) telah memberikan izin atas akuisisi tersebut. Dengan demikian, kemitraan antara Virgin dan Tiger Airways akan memperkuat keduanya menghadapi maskapai utama Australia, Qantas.
"Konfirmasi ini memuluskan jalan untuk akuisisi Tiger Airways Australia yang akan memungkinkan Virgin Australia mengakses segmen pasar dan mendorong pertumbuhan Tiger Airways Australia," ungkap manajemen Virgin seperti dikutip kantor berita AFP. "Kesepakatan ini tetap menjadi subjek untuk kondisi tertentu dan Virgin berharap transaksi akan selesai pada pertengahan Juli," lanjutnya.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha Australia telah menetapkan bulan lalu bahwa kesepakatan itu tidak akan mengurangi kompetisi di negara tersebut. Tiger Airways Australia merupakan anak perusahaan lokal Tiger Airways asal Singapura. Selama ini Tiger Airways Australia memiliki sejarah kinerja operasional dan keuangan yang buruk. Tiger Airways Australia juga menjadi pencetak kerugian.
Regulator keamanan udara Australia bahkan telah menghentikan operasi Tiger Airways Australia selama enam pekan pada 2011 karena kekhawatiran terhadap kemampuan pilot dan buruknya manajemen serta pelatihan.
Home »
Business
,
Competition Law
,
KPPUnews
» "Bapepam"-nya Australia Restui Akuisisi Tiger Airways oleh Virgin
"Bapepam"-nya Australia Restui Akuisisi Tiger Airways oleh Virgin
Written By Redaktur on Tuesday, May 28, 2013 | 9:48 PM
Labels:
Business,
Competition Law,
KPPUnews






Post a Comment